Serial ini mengikuti filosofi makan siang utama Hiroshi Nohara, saat ia dengan cermat memilih dan menikmati makanan tengah harinya dalam batasan anggaran dan waktu istirahat yang terbatas.
Namun, ini bukan hanya tentang menikmati makanan—Hiroshi menggali trivia memasak, metode persiapan, dan dilema sehari-hari seorang pekerja kantoran. Mulai dari memperdebatkan apakah akan mentraktir juniornya makan siang, hingga mencari makanan cepat saji di antara rapat penjualan, dan bahkan mengomel tentang bosnya, serial ini penuh dengan momen yang berhubungan dengan para profesional yang bekerja.







